My Joomla

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
GNO STUDENT CENTRE

Belajar Harus Dilakukan Seumur Hidup

E-mail Print PDF

Dikatakan oleh seorang murid kursus saya. Ibu Lies, beliau mulai belajar kursus komputer di GNO ketika  sudah berumur 70 tahun. Ketika ditanyai mengapa ia masih mau belajar kursus komputer yang sangat sulit dipelajari  diusianya yang senja. Ia menjawab, “Itulah usia terawal yang tersisa.”

Berbeda dengan kebanyakan orang , ada sangat banyak orang melihat belajar sebagai sebuah peristiwa, bukan proses. Seseorang mengatakan pada saya bahwa hanya sepertiga dari semua orang dewasa pernah membaca sebuah buku  dari halaman pertama hingga akhir setelah lulus sekolah. Mengapa seperti itu? Karena banyak orang  melihat bahwa belajar

Last Updated on Friday, 09 March 2012 08:56 Read more...
 

Siapa Bilang Jilbaber Gak Jago Musik?

E-mail Print PDF

Jari-jari lentik itu lincah memetik senar gitar, mengeluarkan nada-nada indah dalam sebuh harmoni nada. Kami crew GNO sampai heran, ternyata ada wanita jilbab pandai bermain musik memetik gitar.

Last Updated on Friday, 09 March 2012 07:36 Read more...
 

Beda GNO Dengan Tempat Kursus Lain

E-mail Print PDF

Belajar dengan temen sendiri biasanya lebih cepet ngerti dibandingkan belajar dengan guru. Metode dan pendekatan belajar seperti inilah yg GNO lakukan. Kami menciptakan lingkungan dan suasana belajar layaknya Anda bukan belajar di tempat kursus tapi belajar di rumah kawan.Dengan begitu akan tercipta suasana nyaman asyik dan lebih santai. Dengan belajar santai maka materi pelajaran akan lebih cepat terserap.

Last Updated on Friday, 09 March 2012 08:58 Read more...
 

GNO dan Prasasti Batutulis

E-mail Print PDF

Scipio, seorang Belanda pemimpin Ekspedisi yang ditugaskan untuk membuka daerah pedalaman Jakarta, melukiskan betapa hormat dan khidmatnya mereka (orang pribumi dalam rombongan ekspedisi), menghadapi situs Batutulis sampai mereka berani melarang Scipio yang merupakan pimpinannya untuk tidak menginjakkan kaki kedalamnya, jelas sekali mereka menganggap tempat itu “keramat”, karena disitu, menurut mereka, terletak tahta atau singgasana raja Pajajaran.

Last Updated on Tuesday, 06 March 2012 15:29 Read more...
 

Kegagalan Universitas

E-mail Print PDF

Mengapa kampus selalu gagal membangun mental kemandirian para mahasiswa, sehingga banyak sarjana yang lebih suka bercita-cita menjadi pegawai negeri, dibanding mencipta dengan ilmu pengetahuannya. Mengapa tidak ada pergesaran logika para terdidik kita, seperti kebanyakan para orang tua yang memang lahir dari sistem pendidikan zaman kiblik yang sederhana. Mengapa mental koruptif dan segala macam praktik “maling” justru banyak dilakukan oleh kelas yang pernah mengeyam pendidikan tinggi, sedang kearifan-kearifan justru bersemayam di kampung-kampung yang jauh dari sekolah. Sehingga pada akhirnya, benarkan perguruan tinggi kita telah melakukan transformasi atas nilai-nilai, bukan cuma stagnasi nilai tradisional yang dibalut baju mengilap tentang keahlian dan profesionalisme.

Last Updated on Tuesday, 06 March 2012 14:59 Read more...
 


Kilas Artikel

Tidak ada yang bisa mengalahkan kekuatan dari ketulusan

Berdirinya Negara Republik Indonesia adalah berkat jasa para Founding Father, para guru yang dengan tulus mengajar dan mendidik anak-anak Indonesia agar terlepas dari kebodohan. Panglima Besar Jendral Soedirman pernah jadi guru sebelum menjadi Tentara PETA, Tan Malaka menyempatkan mengajar di tengah-tengah pelariannya sebagai buronan Belanda. Soekarno, Hatta, Syahrir,  masih menyempatkan diri menjadi guru bagi anak-anak  pada saat menjalani masa pembuanganya di pulau Digul.

Read more...